Minggu, 12 Juli 2009

Manfaat dan Bahaya Coklat

Coklat biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang untuk pasangan. Selain lezat, cokelat memang dikenal bermanfat untuk kesehatan.

Riset dan penelitian banyak yang membuktikan bahwa coklat memiliki khasiat untuk kesehatan. Zat bio-aktifnya berupa anti oksidan memang diyakini bermanfaat dari sisi medis, dan secara psikologis mengkonsumsi coklat pun dapat menimbulkan rasa nyaman.

Meskipun begitu jangan sampai terperdaya dengan khasiat dari makanan manis nan lezat ini. Ada baiknya mempertimbangkan lagi atau pun lebih bijaksana memilih produk coklat, karena bukan mustahil Anda justru akan mendapat kerugiannya ketimbang manfaat yang diharapkan dari makanan ini.

Coklat sebagai kudapan muncul setelah sebuah jurnal kesehatan ternama dalam edisi terbarunya menyatakan bahwa khasiat coklat kini sudah banyak "disalahgunakan". Untuk itu perlu dipertimbangkan lagi.

Pada jurnal Lancet yang melaporkan bahwa banyak produsen coklat kini justru menghilangkan kandungan flavanols karena rasanya yang pahit. Walhasil, banyak produk coklat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. Padahal kedua zat ini justru merupakan musuh bagi jantung dan pembuluh darah.

Banyak riset yang menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan menghilangkan capek. Tetapi, coklat justru bisa memperdaya.

Ketika perusahaan coklat membuat gula-gula, bahan coklat alami padat yang membuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols yang rasanya pahit, justru dihilangkan. Oleh karena itulah, coklat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak mengandung flavanol.

Konsumen juga selalu dibuat buta dengan kandungan flavanol dalam coklat sebab produsen jarang memberi keterangan mengenai informasi ini dalam produknya. Jurnal tersebut juga menekankan bahwa meskipun flavanols terkandung dalam sebuah produk coklat, para pecinta coklat harus tetap mewaspadai zat atau kandungan lainnya.

Setan dalam coklat hitam adalah lemak, gula dan juga kalori yang terkandung di dalamnya. Untuk mendapatkan khasiatnya buat kesehatan, untuk yang suka makan coklat hitam dalam jumlah sedang harus menyeimbangkannya dengan mengurangi asupan makanan lainnya. Ini pekerjaan yang tak mudah bahkan untuk yang rajin menjaga asupan kalori sekalipun.
Lanjut'e - Manfaat dan Bahaya Coklat

Kasih Tak Sampai

Ku pandang satu bintang yang berpijar sempurna
Ke dua bola mata terpana
Menyaksikan binar sinar cahyanya
Bagai pelangi yang mengisyaratkan
Akan hati yang ingin ku damba dan ku cinta.

Ku coba terbang ‘tuk meraih satu bintang
Karena ingin kuraih dia dalam gengaman
Ku terus terbang dan terbang
Namun dalam sekejap aku tercengang
Mengapa ku tak mampu mengepakkan sayap ‘tuk meraihnya.

Sunguh pilunya hatiku
Begitu sulitnya aku meraih bintang-Mu
Apakah dia tercipta bukan untukku
Karena ku tahu dia “ begitu jauh “ dariku
Terdengar dentang jam melaju waktu
Membuatku hanya mampu duduk terpaku.

Ntah mengapa bulu sayapku kian terasa
Rintik hujan gerimis seakan menitikkan air mata
Mengutarakan akan hatiku yang terluka
Dengan hanya bisa memendam sejuta kasih dan cinta.

Mungkinkah tiada lagi yang bisa menggantikan dia di hati
Akupun tak mampu lagi berlari dari kenyataan ini
Karena ku mencintainya dengan sepenuh hati
Kini tiada lagi penopang diri
Mungkin inilah takdir Illahi
Kasih tak sampai di genggaman hati.
Lanjut'e - Kasih Tak Sampai